Mereka menuntut dewan agar menggunakan haknya untuk memakzulkan Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah yang dianggap menggunakan jabatannya untuk kepentingan pribadi


LintasAceh.com - Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Aceh (AMPA), Selasa (14/3) menggelar demo di Gedung DPRA, Banda Aceh. Mereka menuntut dewan agar menggunakan haknya untuk memakzulkan (melengserkan -red) Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah yang dianggap menggunakan jabatannya untuk kepentingan pribadi. 

Amatan Serambi kemarin, mahasiswa mendatangi Gedung DPRA sekitar pukul 11.00 WIB. Sebagian di antaranya mengenakan jaket almamater Universitas Syiah Kuala (Unsyiah). Mereka datang membawa sejumlah spanduk dan poster bertuliskan kecaman terhadap Gubernur Zaini.

Pukul 12.30 WIB, mereka diterima Anggota Komisi I DPRA, Iskandar Usman Al-Farlaky. Koordinator aksi, Ridho Rinaldi dalam tuntutan tertulisnya meminta agar DPRA dapat menggunakan haknya untuk segera memakzulkan Zaini Abdullah, karena Gubernur Zaini dianggap sudah tidak prorakyat, melainkan pro terhadap keluarga dan kepentingan pribadinya.

Namun, jika DPRA tidak sepakat untuk memakzulkan Gubernur Zaini, maka mahasiswa meminta DPRA mendesak Gubernur Zaini untuk segera membatalkan pelantikan sejumlah pejabat di lingkungan SKPA yang dilakukan 10 Maret lalu.

Mereka menilai, kebijakan Zaini melakukan mutasi di 33 SKPA sebagai kebijakan prematur. Pasalnya, saat ini Gubernur Zaini baru saja berdinas kembali setelah cuti pilkada, ditambah lagi jabatannya sebagai Gubernur Aceh hanya tersisa selama dua bulan lagi. Menurut mahasiswa, mutasi itu hanya akan membawa dampak buruk terhadap masa depan Aceh. Sebab, semuanya harus disusun ulang dan berujung pada lambatnya eksekusi APBA tahun 2017, sehingga tidak mampu membawa pengaruh positif kepada masyarakat, karena dananya mengendap.

Sumber: http://aceh.tribunnews.com/2017/03/15/mahasiswa-minta-dpra-makzulkan-gubernur
Share To:

Post A Comment:

0 comments so far,add yours