LintasAceh.com -Redeloang, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah yang di sampaikan melaui Kabag Hukum Setdakab Bener Meriah, Hj. Mahfudhah, SH bahwasannya


LintasAceh.com  -Redeloang, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah yang di sampaikan melaui Kabag Hukum Setdakab Bener Meriah, Hj. Mahfudhah, SH  bahwasannya akan naik banding terkait dari hasil putusan Hakim pada Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banda Aceh yang digugatan dari Rayendra cs terhadap kebijakan atau Keputusan dari Plt. Bupati Bener Meriah nomor PEG.821.2/183/Kpts/2016 tanggal 2 Juni 2016 tentang Pengangkatan jabatan didalam Jabatan Struktural Eselon II di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah.

Menurut Hj. Mahfudhah, SH, Jum’at 24 Februari 2017 di ruangan kerja nya, SK tersebut jelas resmi dan sah/legal dan Plt Bupati Bener Meriah berhak memiliki wewenang yang sama dengan Bupati defenitif, Dengan demikian SK yang dikeluarkan tersebut tidak dapat di cabut kembali.

Diakuinya, Memang pelantikan Plt Bupati tersebut tidak memiliki izin dari Mendagri, Lebih jauh dikatakan Hj. Mahfudhah, SH, Untu itu dalam proses kepemimpinan Pemerindah Daerah Bener Meriah kedepan mengangkat kembali si penggugat dengan jabatan eselon II tersebut, jelas secara otomatis gugatan para penggugat tidak sah dan akan batal.

Bagaikan Berita yang berdar di media sebelumnya, Pejabat Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banda Aceh Tergugat di wajibkan dalam hal ini Plt Bupati Bener Meriah Rusli M Saleh untuk mencabut Keputusan nomor PEG.821.2/183/Kpts/2016 tanggal 2 Juni 2016 tentang Pengangkatan dalam Jabatan Struktural Eselon II di Lingkungan Pemkab Bener Meriah.

Demikian informasi yang kami dapat dari berbagai sumber dan salah seorang penggugat, Rayendra menyatakan bahwa “Putusan Hakim PTUN sudah kami terima pada hari ini,” ungkap Rayendra, Pada hari senin 13 Februari 2017 yang lalu. 

Dari keputusan Hakim PTUN tersebut, Plt. Bupati Bener Meriah Rusli M Saleh ditegaskan untuk mengembalikan jabatan atas nama Rayendra sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Mahyuddin sebagai Kepala Dinas Bina Marga dan Cipta Karya. Selanjutnya Drs. Musran. Apt. MKes wajib dikembalikan sebagai Kepala Dinas Kesehatan. “Kami berharap Pak Plt Bupati Bener Meriah Rusli M Saleh untu bijak dalam menyikapi keputusan Hakim PTUN ini,” Ujar Rayendra yang dihubungi terpisah

Tetapi Sekretaris Daerah Bener Meriah, Ismarissiska menegaskan Pemda akan mengajukan banding.

Sumber: http://lintasgayo.co/2017/02/27/pemkab-bener-meriah-ajukan-banding-putusan-ptun-rayendra-cs
Share To:

Win Kucak

Post A Comment:

0 comments so far,add yours